Lanjut ke konten

Rian Kurniawan

  • Jatuh ke Lubang Kelinci

    Juni 27th, 2026

    Setelah menonton The World of Kanako, aku menyadari bahwa perasaan hampa itu ternyata nyata. Ada kekosongan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Film itu membuatku berpikir tentang seseorang yang perlahan jatuh ke lubang kelinci—semakin jauh melangkah, semakin sulit menemukan jalan pulang.

    Mungkin sekarang aku juga sedang berada di sana.

    Ada perasaan yang selama ini kusimpan. Pada akhirnya aku memilih mengatakannya. Bukankah perasaan memang seharusnya diungkapkan? Dan jika penolakan adalah jawaban yang paling jujur, maka itu juga jawaban yang harus kuterima.

    Lalu setelah itu aku bertanya,

    “Kita masih berteman baik, kan?”

    Seharusnya setelah hari itu aku mulai mengundurkan diri. Memberi jarak. Belajar menerima.

    Tapi yang terjadi justru sebaliknya.

    Semakin aku berusaha melangkah pergi, semakin sering aku menoleh ke belakang. Semakin aku mencoba menerima kenyataan, semakin sering aku berharap sesuatu yang sudah jelas tidak akan berubah.

    Dan anehnya, semakin aku menulis semua ini, hatiku justru semakin sakit.

    –

    Rian. k – 27 Juni 2026

  • Halaman Pertama

    Juni 26th, 2026

    Bismillahirrahmanirrahim menempuh jalan hidup baru.

    –

    Rian.k – 26 Juni 2026

Blog di WordPress.com.

  • Berlangganan Langganan
    • Rian Kurniawan
    • Sudah punya akun WordPress.com? Login sekarang.
    • Rian Kurniawan
    • Berlangganan Langganan
    • Daftar
    • Masuk
    • Laporkan isi ini
    • Lihat situs dalam Pembaca
    • Kelola langganan
    • Ciutkan bilah ini